ASMA NUR KAIDA



Nama: ASMA NUR KAIDA
Jabatan: KETUA

Asma Nur Kaida nama penanya, dikenal di sosial media dengan sebutan Asma Muna. Kini berusia 35 tahun , tertarik dengan pelestarian lingkungan sejak duduk di bangku kuliah Jurusan Ilmu Komunikasi kosentrasi Jurnalis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO). Semasa kulia sudah aktif diberbagai organisasi internal dan eksternal kampus. Ia juga aktif di Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Sulawesi Tenggara (SULTRA) dengan pernah menduduki jabatan Bendahara Umum. Sebelum itu terlebih dahulu aktif di lembaga sayap  WALHI yakni Green Student Movement Sultra sebagai sekretaris umum.

Masa jabatanya sering melakukan aksi lingkungan seperti perjuangan Hutan Lambusango, Penolakan tambang yang tidak ramah lingkungan, serta advokasi lingkungan. Ia mengakhiri kuliahnya dengan menulis skripsi berjudul "Komunikasi Politik Pemerintah Sulawesi Tenggara dalam Mendorong Kebijakan Publik (Studi Kasus Kawasan Ekonomi Khusus Pertambangan Nasional Gubernur Sulawesi Tenggara)'.

Perempuan yang terlahir di tanah Muna yang sekarang Muna Barat masih aktif mendedikasikan dirinya dalam perjuangan pelestarian lingkungan. Di Muna Barat ia masih aktif menyuarakan pelestarian lingkungan. Tahun 2024 ia salah satu pengisiasi terbentuknya Komunitas Pemerhati Lingkungan Laworoku (KPPL). Jejak perjuangan adalah mempertahankan hutan jati matakidi atau wisata alam matakidi (tujuh mata air), dari perambahan oknum atau orang yang tidak bertanggung jawab. Melalui komunitas KPLL melakukan advokasi baik secara langsung maupun secara visual (sosial media).